PENGARUH SUATU PERLAKUAN TERHADAP SUATU PERTUMBUHAN ATAU KEBERHASILAN TANAMAN BUAH
1. PENGARUH
PANJANG ENTRIS TERHADAP KEBERHASILAN SAMBUNG PUCUK BIBIT JAMBU AIR
Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan dan
melakukan analisis data tentangPengaruh Panjang Entris Terhadap Keberhasilan
Sambung Pucuk Bibit Jambu Air dapatdisimpulkan sebagai berikut :
1.
Perlakuan panjang entris terhadap variabel pengamatan persentase keberhasilansambungan (%), jumlah daun
yang terbentuk (helai) dan pertambahan
panjang entris(cm) pengaruhnya tidak signifikan.
2.
Pengaruh perlakuan panjang entris yang tidak signifikan terhadap variabel- variabelyang diamati disebabkan suhu yang
relatif tinggi dari suhu optimum untukpenyambungan bibit jambu air pada saat
penelitian dilaksanakan dan curah hujanyang tinggi saat penelitian yang
menyebabkan terdapatnya titik-titik air padapengikat plastik dan sungkup
sehingga proses pertautan yang belum sempurnamenjadi basah dan menyebabkan
kebusukan pada sayatan.
Dalam
pengikatan sambungan harus lebih diperhatikan lagi karena bila tidak teliti/tidak
erat mengikatnya terutama pada saat penyambungan terjadi hujan maka kondisi ini
menyebabkan sayatan yang belum menyatu sempurna menjadi basahkemudian menjadi
busuk sehingga proses pertautan tidak dapat terjadi.
2. PENGARUH
MACAM MEDIA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT MENTIMUN (Cucumis sativus, L.)
HASIL PENYUSUAN DENGAN WALUH (Cucurbita moschata)
Hasil
analisis menunjukkan bahwa waktu penyusuan pada umur 15 hari meningkatkan
tinggi bibit, jumlah keberhasilan penyusuan terbanyak, berat segar dan berat
kering bibit bagian atas tertinggi, serta berat segar akar tertinggi.
Penggunaan media tanam cocopeat menyebabkan jumlah keberhasilan
penyusuan terbanyak, berat segar dan berat kering bibit bagian atas tertinggi
serta berat segar akar yang lebih tinggi. Perbedaan waktu penyusuan pada media
yang berbeda direspon sama pada parameter pengamatan.( Jurnal Ilmu Pertanian
Tropika dan Subtropika 2 (2) : 37 - 40 (2017))
3.
PENGARUH JUMLAH DAUN DAN MACAM MEDIA TANAM PADA
PERTUMBUHAN STEK JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia Swingle)
Stek dengan
dua daun mampu memberikan hasil tertinggi pada panjang tunas, jumlah daun,
panjang akar terpanjang, berat segar tunas, berat kering tunas, berat segar
akar dan berat kering akar stek jeruk nipis. Media tanah dan arang sekam mampu
memberikan hasil tertinggi pada panjang tunas, jumlah daun, berat segar tunas,
berat kering tunas, berat segar akar dan berat kering akar stek jeruk nipis.
Terjadi interaksi antara jumlah daun dan media tanam terhadap pertumbuhan stek
jeruk nipis. Kombinasi perlakuan stek berdaun dua dan media tanam tanah dan
arang sekam mampu memberikan hasil tertinggi pada panjang tunas, jumlah daun,
berat segar tunas, berat kering tunas, berat segar akar dan berat kering akar
stek jeruk nipis. (Jurnal Ilmu Pertanian Tropika dan Subtropika 2 (2) : 48 - 51
(2017))
4.
PENGARUH PANJANG STEK DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT BUAH
NAGA (Hylocereus sp.)
Berdasarkan hasil penelitian yang telah
dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut :
1.
Kombinasi Perlakuan panjang stek dan media tanam berpengaruh nyata terhadap
panjang tunas (3,58 cm) dan bobot basah akar tanaman (27,08 g) 5 MST (minggu
setelah tanam) dan terbaik pada perlakuan P5M2 dibandingkan perlakuan lainnya.
2. Panjang stek berpengaruh nyata terhadap jumlah akar dan terbaik
pada perlakuan 20 cm (P1) yaitu 23,67 buah
3. Media tanam M2 (tanah + pasir + kompos) menghasilkan bobot
basah tunas terbaik yaitu 359,00 g dibandingkan dengan media tanam M1 (tanah).
Sedangkan media tanam M1 (tanah) menghasilkan akar primer terpanjang yaitu
112,29 cm dibadingkan dengan media tanam M2 (tanah + pasir + kompos).
5.
PENGARUH POSISI SAYATAN DAN PENYISIPAN ENTRIS PADA BATANG BAWAH TERHADAP
KEBERHASILAN PENYAMBUNGAN DAN KECEPAT PERTUMBUHAN BENIH MANGGIS
1. Tidak terjadi
interaksi yang nyata antara posisi sayatan entris dengan posisi penyisipan entris pada batang bawah terhadap
keberhasilan penyambungan manggis dan pertumbuhan bibit sambung.
2. Penyayatan entris
tepat di bagian buku dapat meningkatkan keberhasilan penyambungan dan memacu
pertumbuhan bibit sambung.
3. Penyisipan entris pada
bagian buku dari batang bawah dapat meningkatkan keberhasilan penyambungan
manggis secara sambung pucuk, sedangkan penyisipan entris di atas buku dari
batang bawah dapat memacu pertumbuhan bibit sambung manggis.
4. Penyayatan entris di
bawah buku dan penyisipan entris yang juga di bawah buku batang bawah tidak
disarankan dalam penyambungan manggis karena akan menghasilkan bibit sambung
yang pertumbuhannya lambat.
Komentar
Posting Komentar